

Masa Penerimaan anggota baru, Asrama Mahasiswa Pelajar Pemda Jayawijaya (MPAB – AMPJ) Akhir Dari Semua Materi Menutupi Dengan Drama Singkat yang di bawahkan oleh beberapa senior pada pagi suhu hari, Minggu pukul:30.00/10/12/2022
Drama singkat yang di bawahkan oleh beberapa senior dengan Mengangkat Thema Drama: “Sukses Itu ada pada diri kita sendiri”
Dalam drama tersebut di mainkan oleh beberapa kelompak terdiri dari.
- Adegan pertama Berperan sebagai orang tua dan anak sekolah.
- Adegan kedua Berperan sebagai om atau keluarga anak tersebut yang sebentara menumpang di kota studi di Jayapura.
- Berperan sebagai Rektor dan Wakil Rektor (Lembaga Kampus).
- Adegan ke empat Berperan sebagai Badan pengurus Asrama (PBH AMPJ) Kota Studi JayapuraBerperan sebagai Penghuni sah & berperan Sebagai Pemabuk atau anak – anak Jalanan.
- Dan adegan ke enam Berperan sebagai Penghuni sah & Berperan Sebagai Pemabuk atau yang tergabung dengan anak – anak Jalanan.
Nah… Dari kelima kelompok itu berperan masing – masing, dalam drama tersebut Naila Siep Sebagai Narator yang menjelaskan Alur cerita Drama sebentara di mainkan tersebut.
A. Berperan sebagai orang tua dan anak sekolah sebagai berikut.
Orang tua menyekolahkan anak dari SD, SMP, dan SMA, nah itu masi dalam pengawasan orang tua murid sendirnya sendiri.
Setelah Mendengar hasil Ujian (Dengar Hasil), hasilnya itu pun lulus maka anak tersebut pulang dan bertemu dengan ibunya bernama Theresia Wetapo yang berperan sebagai ibu dari tersebut dan hasil kelulusan sekolah itu pun menyampaikan pada ibunya.
Theresia sebagai ibu menyampaikan hasil kelulusan anak pada suaminya Daud Mabel, yang berperan sebagai suami anak itu sendiri maka, Daud pun ikut pulang ke rumahnya, Beberapa hari kemudian Serogo Wetipo keluar Kuliah di Jayapura.
B. Berperan sebagai om atau keluarga anak tersebut yang sebentara menumpang di kota studi atau di Jayapura.
Drama kedua di mainkan sebagai orang Tua Wali atau om yang sebentara menumpang di kota Studi.
Tinggal bersama dengan orang tua wali, dengan tujuan lanjut pendidikan (masuk kampus), Kampus yang ia mendaftar pun nama lulus sehingga masuk kuliah yang ia nama keluar situ.
C. Berperan sebagai Rektor dan Wakil Rektor (Lembaga Kampus).
Dari pihak lembaga menerima Serogo sebagai mahasiswa yang sah dan aktif di kampus yang ia daftar tersebut, dari kampus si Serogo pun mendapat teman
Kampus anak asrama, sehingga serogo pun di ayak teman ikut Pulang ke asramanya.
D. Berperan sebagai Badan pengurus Asrama (PBH AMPJ) Kota Studi Jayapura.
Dalam adegan ini Sakius Asso berperan sebagai Pengurus Asrama, Anatasya Jikwa & kawan – kawannya berperan sebagai penghuni asrama sah , Anatasya dan kawan – kawannya mengayak Serogo asrama, Sampe tiba di asrama Anatasya pun Lapor pengurus bahawa ia mengajak temannya datang ke asrama.
Pengurus dan penghuni mereka bersepakat dan menyetujui tinggal di asrama.
Setelah Serogo ikut MPAB Lokal dan Umum menjadi penghuni yang sah, maka disitulah Serogo itu pun memilih jalan yang tersendiri, tinggalkan teman – teman asrama yang membawa dia ke asrama tersebut.
E. Berperan sebagai Penghuni sah & berperan Sebagai Pemabuk atau anak – anak Jalanan.
Berperan sebagai penghuni asrama yang kulia aktif dan berperan sebagai penghuni yang ikut terlibat dalam anak – anak jalanan atau mabuk – mabukan.
Mahasiswa yang aktif berfokus pada tujuannya (Kulia) dan ikut berorganisasi di asrama itu berhasil dalam studinya.
Penghuni asrama namun yang terjerumus dalam mabuk – mabukan tersebut, belum menyelsaikan dalam studi dan akhirnya jatu sakit, dan pulang kembali ke asramanya.
F. Dan adegan ke (lima) 5 ini berperan sebagai Mahasiswa tingal di asrama yang benar benar kulia, keluaga di kota studi yang awal pertama turun tingal menumpangnya, dan keluarga yang di wamena (orang tua) di kampung halaman.
Kelima adegan gabungan ini di mulai dari asrama, ketika mahasiswa yang datang kulia di kota studi di Jayapura dan masuk di asrama namun, keluar mabuk – mabukan namun ketika terjadi apa – apa kembali datang ke asrama sehingga ke (lima) 5 adegan gabungan ini mulai dari asrama.
Nah kembali ke Serogo, Serogo keluar jalan takaruan ketika sakit pulang kembali ke asrama, sakit Serogo pun semakin para dan akhirnya, ia telah pulang ke pangkuan bapa (Meninggal Dunia) di asrama.
Badan pengurus dan seluruh penghuni mulai komunikasi keluarga yang ada di Jayapura, lalu di percayaan ke Ice Walilo sahabat perempuan yang dari (satu) 1 kampung guna komunikasi ke keluarga di wamena dan di wamena pun meminta wayatnya segera di pulangkan ke wamena.
Kesimpulan Dari Drama Singkat Yang di Bawahkan Oleh Senior – Senior Asrama Sebagai Berikut:
“Terlihat lucu dan sebuah lelucon yang di mainkan, tetapi jikalau kita memaknai sebagai anak rantau, anak asrama, yang mana datang dari wamena dengan berbagai latar belakang orang tua kita – masing, dengan pendapat tidak pasti dan kita datang dari wamena dengan modal dari hasil jualan sayur – mayur yang susah paya orangtua mengumpulkan seribu uaribu demi kita, dan keluarga, walaupun orang tua menafkai di rumah, mereka mereka juga tak lupa mengirimkan hadil upah mereka, untuk membiayai kita Kulia, tetapi terkadang pengaruh datang menghantui masa depan, maka kita, lupa untuk membajar uang Kulia dan kitapu pake mabuk – mabukan, yang merusak masa depan kita, pada hal masa depan sungguh ada “
“Setiap orang yang mau berhasil maka, ia merelakan dan rasa malasnya.”
Penulis: Alfons_ Z